Menghitung Frekuensi Sambaran Petir di Indonesia

 

Menghitung Frekuensi Sambaran Petir di Indonesia

Tahukah anda, Indonesia ternyata salah satu negara yang memiliki frekuensi sambaran petir terbanyak di dunia. Tingkat frekuensi petir dapat dilihat dari hari guruh per tahun yang dicatat di stasiun-stasiun meteorologi milik BMKG di berbagai kota Indonesia. Apa yang dimaksud dengan Hari Guruh? Apakah hari guruh diperingati setiap tanggal 1 Mei? bukan, itu adalah Hari Buruh 🙂

Lalu apakah yang dimaksud dengan Hari Guruh ?

Hari guruh adalah banyaknya hari dimana terdengar guntur paling sedikit satu kali dalam jarak kira-kira 15 km dari stasiun meteorologi. Hari guruh per tahun diukur menggunakan Isokeraunik Level, yaitu  jumlah hari guruh dalam satu tahun di suatu wilayah yaitu garis pada peta yang menghubungkan daerah-daerah dengan rata-rata jumlah hari guruh yang sama.

Dibawah ini adalah Tabel Isokeraunik Level yang bersumber dari BMKG:

KOTA – PULAU
CURAH PETIR
I K L
TINGKAT
Alor – Nusa Tenggara Timur3910.56Rendah
Amahai – Maluku10929.95Sedang
Ambon – Maluku8222.36Rendah
Bogor – Jawa20155.15Tinggi
Banyuwangi – Jawa10127.56Sedang
Bawean – Jawa14138.68Sedang
Banda Aceh – Sumatera5515.12Rendah
Batam – Batam13135.94Sedang
Belawan – Sumatera24667.36Tinggi
Balikpapan- Kalimantan22762.10Tinggi
Banjarmasin – Kalimantan8523.18Rendah
Bandanaira – Kep. Maluku6317.26Rendah
Bima – Nusa Tenggara Barat10227.84Sedang
Bitung – Sulawesi5515.07Rendah
Bau-Bau – Sulawesi13737.54Sedang
Cilacap – Jawa8523.29Rendah
Citeko – Jawa22762.30Tinggi
Curug – Jawa2060.22Tinggi
Denpasar – Bali6116.71Rendah
Dabo – Singkep10729.32Sedang
Dumai – Sumatera21859.75Tinggi
Flores – Nusa Tenggara Timur8824.03Rendah
Gunung Sitoli – Sumatera11230.68Sedang
Gorontalo – Sulawesi21258.08Tinggi
Geser – Maluku9125.04Sedang
Indramayu – Jawa18751.23Tinggi
Jakarta – Jawa19352.88Tinggi
Jatiwangi – Jawa18951.78Tinggi
Jambi – Sumatera7620.74Rendah
Jaya Pura – Irian19753.88Tinggi
Kairatu – Maluku10127.56Sedang
Kalianget – Madura16645.45Sedang
Kupang – Nusa Tenggara Timur7921.60Rendah
Kota Baru – Kalimantan5815.89Rendah
Lekunik Baa – Nusa Tenggara Timur7821.34Rendah
Lembang – Jawa13236.05Sedang
Lokseumawe – Sumatera20155.07Tinggi
Labuha – Maluku13035.59Sedang
Luwuk – Kep. Maluku11030.25Sedang
Majene – Sulawesi13938.19Sedang
Makasar – Sulawesi15241.76Sedang
Manado – Sulawesi12834.52Sedang
Manokwari – Irian Jaya16244.41Sedang
Masamba – Sulawesi24867.88Tinggi
Mataram – Nusa Tenggara Barat12634.56Sedang
Maumere – Irian Jaya8723.87Rendah
Medan – Sumatera22461.34Tinggi
Meulaboh – Sumatera17848.77Sedang
Muara taweh – Kalimantan26773.20Tinggi
Nanga Pinoh – Kalimantan11230.82Sedang
Naha – Sulawesi7219.62Rendah
Namlea – Maluku6918.90Rendah
Padang Panjang – Sumatera12233.47Sedang
Palembang – Sumatera15642.67Sedang
Pang Brandan – Sumatera21458.60Tinggi
Pangkal Pinang – Kalimantan11832.33Sedang
Palu – Sulawesi18249.73Sedang
Pangkalan Bun – Kalimantan23765.04Tinggi
Paloh – Kalimantan18851.56Tinggi
Palangkaraya – Kalimantan29881.68Tinggi
Pontianak – Kalimantan21960.00Tinggi
Putussibau – Kalimantan16946.30Sedang
Poso – Sulawesi12734.79Sedang
Riau – Sumatera21759.33Tinggi
Semarang – Jawa14840.63Sedang
Serang – Jawa11230.01Sedang
Surabaya – Jawa15943.56Sedang
Sumbawa Besar – Nusa Tenggara Barat11932.61Sedang
Sibolga – Sumatera15843.29Tinggi
Subang – Jawa318.55Rendah
Samarinda – Kalimantan17247.06Sedang
Susilo Sintang – Kalimantan14439.45Sedang
Saumlaki – Maluku8322.83Rendah
Sorong – Irian Jaya14740.27Sedang
Tanjung Karang – Sumatera11230.68Sedang
Tanjung Pandan – Sumatera4612.6Rendah
Tanjung Pinang – Sumatera14840.61Sedang
Tanjung Selor – Sumatera8824.2Rendah
Tarempa – Sumatera7420.27Rendah
Tegal – Jawa19854.34Tinggi
Ternate – Maluku13035.73Sedang
Tual – Maluku267.12Rendah
Timika – Irian Jaya14940.9Sedang
Toli-Toli – Sulawesi13236.05Sedang
Tuntu – Sumatera20455.89Tinggi
Waingapu – Nusa Tenggara Timur10729.38Sedang
Wamena – Irian Jaya3910.68Rendah

 

Frekuensi Sambaran Petir

Tingkat Kerawanan Petir

  • Tinggi : IKL > 50%
  • Sedang : 25% < IKL < 50%
  • Rendah : IKL < 25%

Lalu timbul pertanyaan, kenapa tingkat frekuensi sambaran petir di Indonesia sangat tinggi se dunia? Bahkan Kota Bogor pernah tercatat dalam Guiness Book of World Record sebagai Kota Petir sedunia dengan jumlah sambaran 1.555 kali dan 1.151 kali dalam sehari tercatat pada tanggal 6 April 2007 dan 17 November 2006. Lebih besar dibanding Brasil, Amerika Serikat, dan Afrika Selatan, masing-masing 140, 100, 60 hari per tahun.

Jawabannya adalah:

Karena Indonesia berada di daerah ekuatorial yang menerima insolasi dalam jumlah besar dengan hampir 70 persen wilayah merupakan perairan, Indonesia memiliki penguapan atau jumlah uap air yang besar. Dari tiga wilayah ekuator, seperti ekuator Afrika, ekuator Indonesia dan ekuator Amerika, maka Indonesia merupakan daerah konvektif paling aktif, sehingga tiga persyaratan terbentuknya awan petir mudah terpenuhi. Apa saja 3 persyaratan itu?

  • udara lembab dalam lapisan tebal 3 km;
  • adanya insulasi yang memanasi permukaan tanah dan udara di atasnya; serta
  • atmosfer yang tidak stabil secara konvektif atau ada gaya apung termal bernilai positif adalah syarat yang bisa terpenuhi.

Sehingga tidak mengherankan jika jumlah hari guruh di Indonesia bisa mencapai 100 atau lebih per tahunnya. Demikian menurut Prof. Dr. Ir. Tarcicius Haryono, M.Sc –> baca disini oleh karena itu, bila anda beraktivitas di kota dengan tingkat IKL tinggi, maka selalu waspada dan berlindung bila cuaca sedang rawan.

Konsultasikan selalu keamanan asset anda dengan kami

Salam OSSTECH – Penangkal petir

× How can I help you?